Diujung senja, kau datang Dengan pikiran yang entah kumengerti Waktu berhenti sejenak Dedaunan yang jatuh, dengan ayunan angin yang lembut angin yang sama angin 7 tahun silam Disini, ditempat ini Perasaan ini tetap sama Dengan santai kau mengucapkan “Hy” Dilema yang tak berujung Kau tersenyum, tapi Mengapa matamu tidak? Dengan suara lirih, kau mengejutkanku, dengan…
Kategori: Poetry / words
Berbeda
“Hidup orang itu berbeda-beda, ada yang tumbuh dewasa karena sebuah paksaan kehidupan, dan sebaliknya”
Jawaban
Kerinduan yang mendalam
Takkan Mengerti
“Perasaan yang diri sendiri tak mengerti”
Pengantar Pesan
“I envy the rain, who is able to feel the warmth of him”
